Jual Obat Aborsi : Cara Kerja dan Efek Samping Suntik Methotrexate (MTX)

Jual Obat Aborsi

Berbicara tentang toko yang jual obat aborsi sekarang ini ada banyak sekali. Dimana salah satu jenis obat yang kerap dipakai dalam proses aborsi ini adalah MTX, yaitu suntika methotrexate. Prosedur penggunaannya ini sama seperti RU 486. Hanya saja, untuk obat yang satu ini langsung disuntikkan ke badan seseorang. Sebenarnya, obat MTX ini dipakai untuk menekan laju pertumbuhan sel, seperti masalah kanker, dan dipakai untuk proses netralisir terhadap asam folat untuk memecahkan sel.

Selain itu, MTX ternyata bisa pula dipakai untuk menekan laju pertumbuhan dari trophoblastoid dan selaput yang membungkus embrio atau cikal bakal dari plasenta. Padahal, trophoblastoid sendiri tidak sekedar berguna untuk system penyanggah hidup si janin saja , namun itu juga dipakai untuk mengambil oksigen beserta nutrisinya yang didapatkan dari darah si ibu, dan berguna pula untuk mmebuang karbondioksida beserta produk buangan yang lainnya.

Namun, selain itu, MTX ternyata juga berguna untuk memproduksi hormon human chorionis gonadotropin dimana hormone inilah yang nantinya akan member tanda di bagian corpus luteum dan terus memproduksi progesterone untuk mencegah terjadinya keguguran dan gagal rahim.

Tak sekedar itu saja, ternyata MTX yang dijual oleh toko yang jual obat aborsi ini juga bisa menghancurkan integrasi dari area yang melindungi pertumbuhan janin. Sehingga, karena janin kekurangan nutrisi, pada akhirnya janin tersebut menjadi mati. Akhirnya, dalam 3 sampai 7 hari kemudian, dimasukkanlah tablet misoprostol ke dalam kelamin wanita hamil tersebut untuk membuat janin dari rahim bisa dilepaskan.

Biasanya prosesnya akan berlangsung selama beberapa jam sesudah dimasukkan misoprostol. Namun, kadang ada pula beberapa wanita yang membutuhkan tambahan dosis misoprostol. Karena itulah tak heran bila penggunaan suntikan MTX untuk proses aborsi ini kerap berlangsung hingga berminggu – minggu. Sehingga, karena inilah wanita tersebut juga akan mengalami pendarahan hingga berminggu – minggu pula. Atas dasar inilah, penggunaan suntikan MTX dari toko yang jual obat aborsi ini biasanya bisa terjadi dimana saja, sehingga wanita tersebut harus berkunjung ke klinik untuk menjalani operasi pengeluaran janin.

Efek samping yang kerap terjadi dalam penggunaan obat MTX dari toko yang jual obat aborsi adalah si pengguna obat biasanya akan mengalami diare, sakit kepala, penglihatan yang menjadi kabur, kekurangan darah, depresi di bagian sumsum tulang belakang, terjadi kerusakan pada fungsi hati, dan bisa juga mengalami sakit paru – paru. Di dalam bungkus MTX ini memang dinyatakan bahwa obat ini untuk pengobatan kanker dan juga beberapa masalah seperti psoriasis dan juga arthritis.

Namun, perlu diketahui bahwa pernah ada kematian yang dilaporkan karena ada orang yang mengkonsumsi MTX. Karena itulah pihak dari pabrik sendiri akhirnya menyarankan hanya untuk dokter yang professional dan berpengalaman saja yang boleh memakai MTX. Tak hanya itu saja, hanya seorang dokter yang tahu tentang terapi anti metabolic saja yang boleh memakai obat MTX ini. Karena, MTX sangat berdampak sekali untuk tubuh seseorang.

Karena itulah, untuk penggunaan proses aborsi, biasanya pra dokter aborsi memakai MTX dosis rendah untuk menjalankan proses aborsi tersebut. Meskipun ada beberapa dokter yang menyatakan tidak setuju dengan hal tersebut. Karena, berdasarkan paket injeksi yang dipakai untuk proses aborsi yang dijual oleh toko yang jual obat aborsi tersebut dinyatakan bahwa bahaya akan racun, meskipun penggunaan MTX tersebut dipakai dalam dosis yang rendah sekalipun.